Skip to Content

Kebutuhan Belajar Santri Read more     Syarat-syarat Masuk PP. Darul Huffadh Read more     GERBANG : Kado mini Milad ke- 37 Darul Huffadh-ku Read more     PENGAJUAN ACARA MENJELANG KESYUKURAN KE - 37 TAHUN Read more     FORMATUR PANITIA KESYUKURAN KE 37 TAHUN PONDOK PESANTREN PUTRI DARUL HUFFADH Read more     Panitia Keyukuran Ke-37 Tahun Darul Huffadh Read more     Lepas Kangen dengan DARUL HUFFADH Read more     Liputan D'Jour Read more     Pendaftaran Santri Baru Read more     Pondok Pesantren Akan Disetarakan Read more     

Catatan Harian

DOA INI MASIKAH KITA INGAT ??

SAHABAT DEHARES...

اشهد أن لا إلله إ لا الله وأشهد أن محمدا رسول الله
اللهم اغنني بالعلم وزيني بالحلم وأكرمني بالتقوي وجملني بالعافية، اللهم إني من علم لا ينفع ومن قلب لا يخشع ومن نفس لا تشبع ومن لادعوة لا يستجاب لها، اللهم اغفرلنا وارحمنا واهدنا ويسر أعمالنا لإعلاء كلماتك يا الله.

Doa ini adalah doa pembuka, setiap calon santri diharuskan malafazkan doa tersebut ketika peresmian dirinya sebagai santri di Darul-Huffadh, Saya sendiri waktu itu tidak terlalu paham makna do'a diatas, dan bahkan terbata-bata sewaktu melafalkannya.

Butiran Permata di sudut Ruang

Pythagoras_theorem.jpg

Pagi ini hanya teringat Percakapanku malam tadi , Kata demi kata terangkai rapi disini dan terulur lembut dari lisan sang Maestro...

"Nda.... Mau dengerin cerita tentang p' Pythagoras kita?"

"Of course mr!!!"

Kuselesaikan Kanvasku, Walaupun Tidak Sempurna.

index.jpg

Kuperhatikan kain putih didepanku, tidak tersentuh selain putih menyamarata disemua serat kainnya yang kasar. Beberapa kayu tergeletak disampingnya seakan menunggu untuk di rangkai sehingga dapat menopang kanvas tipis diatasnya. Semakin kumengumpulkan detail-detail kecil yang kubutuhkan, seperti paku, staples dan isinya, perekat, palu dan lain sebagainya, semakin kuterpana bahwasanya Allah senantiasa mengajarkan hamba-Nya dari sesuatu yang paling sederhana sekalipun.

Ibu itu adalah Pembohong

Seorang Ibu dalam hidupnya membuat kebohongan.

1. Saat makan, jika makanan kurang, ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata "Cepatlah makan, Ibu tidak lapar.."

2. Waktu makan, ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata "Ibu tidak suka daging, makanlah nak..."

3. Tengah malah saat dia sedang menjaga anaknya yang sakit, ia berkata "Istirahatlah nak, Ibu masih belum ngantuk..".

4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk Ibu. Ia berkata "Simpanlah untuk keperluanmu nak, Ibu masih punya uang."

Sepucuk Surat Dari Ibu

Ibuku Sayang

Anakku,
ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untukku.
Suatu ketika, aku memecahkan piring, atau menumpahkan sup di atas meja, karena penglihatanku berkurang.
Aku berharap tidak memarahiku.

Anakku sayang,
Ketika pendengeranku semakin memburuk, dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan....
Mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.

Maaf Anakku,
Aku semakin tua ketika lututku mulai lemah, aku berharap kamu memiliki kesabaran untuk membantuku bangun.
Seperti bagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil untuk belajar berjalan.

Aku mohon anakku,

Sindikasikan konten