Skip to Content

Kebutuhan Belajar Santri Read more     Syarat-syarat Masuk PP. Darul Huffadh Read more     GERBANG : Kado mini Milad ke- 37 Darul Huffadh-ku Read more     PENGAJUAN ACARA MENJELANG KESYUKURAN KE - 37 TAHUN Read more     FORMATUR PANITIA KESYUKURAN KE 37 TAHUN PONDOK PESANTREN PUTRI DARUL HUFFADH Read more     Panitia Keyukuran Ke-37 Tahun Darul Huffadh Read more     Lepas Kangen dengan DARUL HUFFADH Read more     Liputan D'Jour Read more     Pendaftaran Santri Baru Read more     Pondok Pesantren Akan Disetarakan Read more     

Kegiatan Bahasa

Kegiatan bahasa merupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler yang telah disiapkan pondok untuk para santrinya. Yang mana kegiatan ini dibawahi langsung oleh Bagian Bahasa dari Dewan Guru / LAC (Language Advisory Council), Bagian Bahasa OSDHA / CLI (Central Language Improvement) dan Bagian Bahasa Rayon / LMTV (Language Motivator). Kegiatan yang dikhususkan untuk menambah kemampuan santri dalam berbahasa Arab dan Inggris.

Diantara kegiatan-kegiatan tersebut adalah:

  • Syu’batullughoh (Kursus Bahasa)

Kegiatan ini diadakan dua kali seminggu yaitu Hari Sabtu dan Senin dengan menggilirkan antara bahasa Arab dan Inggris sesuai dengan waktunya. Dua minggu berbahasa Arab dan dua minggu berbahasa Inggris, sehingga dalam satu bulan santri dapat menggunakan dua bahasa dengan seimbang. Dan pergantian bahasa dilakukan setiap hari Jum’at malam.

Di dalam kursus ini, santri mempelajari tentang mata pelajaran khusus mengenai kaidah-kaidah berbahasa dengan benar yang disertai dengan prakteknya. Adapun tenaga pengajar kursus diambil dari siswa kelas Lima dan Enam yang akan menjadi seorang guru dan sebagai bekal bagi mereka untuk mengajar kedepannya.

  • Muhadatsah (Percakapan dengan berbahasa resmi)

Kegiatan ini dilakukan santri lakukan tiap hari jum’at setelah shalat shubuh sampai pada pukul 06.00 WITA. Yang mana kegiatan ini dilakukan dengan memisahkan para santri sesuai dengan asrama mereka masing-masing dan membuat dua barisan memanjang per-asrama, dengan membuat barisan pertama dan kedua saling berhadapan. Sehingga dengan begitu para santri dapat bercakap-cakap dengan berbahasa resmi bersama pasangan yang berada di hadapannya. Kegiatan ini dikontrol langsung oleh Pengurus yang ada di asrama tersebut dan Bagian Bahasa OSDHA. Adapun untuk siswa kelas Lima dan Enam, mereka dikontrol langsung oleh Bagian Bahasa dari Dewan Guru.

  • Muhadhoroh (Latihan Pidato)

Ini merupakan salah satu kegiatan sebagai ajang yang dapat melatih santri untuk mempresentasekan apa yang akan mereka sampaikan di depan para hadirin. Suatu kegiatan yang melatih mental santri ketika berkhutbah. Kegiatan ini dilakukan dengan membuat firqoh-firqoh pembicara di setiap klub yang ada. Dan di setiap Hari Kamis, Para Pengawas mengilirkan antara firqoh (kelompok) yang satu dengan firqoh yang lain. Sehingga pembicara di Hari Kamis pagi berbeda dengan pembicara di malam harinya. Begitupun dengan pembicara di pekan pertama berbeda dengan pembicara di pekan selanjutnya.

Di hari Kamis pagi pembicara dikhususkan dengan berbahasa resmi sesuai dengan waktunya, bila itu pekan berbahasa Inggris maka pembicara diharuskan untuk berbahasa Inggris dan begitupun sebaliknya. Terkecuali bagi santri baru, mereka diberikan dipenisasi untuk berbahasa Indonesia sampai waktu yang telah ditentukan. Dan di malam harinya para pembicara dikhususkan untuk berbahasa Indonesia.

  • Ilqo’ul Mufrodat (Pemberian Kosakata)

Ini merupakan salah satu kegiatan yang dibawahi oleh Bagian Bahasa untuk menambah perbendaharaan kosakata santri. Kegiatan yang dilakukan tiap paginya kecuali hari Kamis dan Jum’at. Adapun Mufrodat-nya (Kosakata) diberikan langsung oleh Pengurus Bagian Bahasa di asrama masing-masing. Pengurus Bagian Bahasa memberikan mufrodat sekaligus memberikan contoh bagi santri bagaimana cara penggunaannya dalam bentuk kalimat. Dan kegitan ini akan dievaluasi di setiap hari Rabu pagi oleh Bagian Bahasa Rayon itu sendiri dengan cara mengevaluasikan seluruh mufrodat yang telah diberikan di awal pekan hingga di akhir pekan.