Skip to Content

Kebutuhan Belajar Santri Read more     Syarat-syarat Masuk PP. Darul Huffadh Read more     GERBANG : Kado mini Milad ke- 37 Darul Huffadh-ku Read more     PENGAJUAN ACARA MENJELANG KESYUKURAN KE - 37 TAHUN Read more     FORMATUR PANITIA KESYUKURAN KE 37 TAHUN PONDOK PESANTREN PUTRI DARUL HUFFADH Read more     Panitia Keyukuran Ke-37 Tahun Darul Huffadh Read more     Lepas Kangen dengan DARUL HUFFADH Read more     Liputan D'Jour Read more     Pendaftaran Santri Baru Read more     Pondok Pesantren Akan Disetarakan Read more     

Staf Pengajar/Guru

Guru KMI PPDH terdiri dari keluaran berbagai Lembaga Pendidikan Islam antara lain; Alumni Gontor, Pesantren Putri Mawaddah, UIN Makassar, UNM, UMI dan lembaga pesantren yang lain serta Alumni PPDH. Guru KMI mempunyai multifungsi yang harus berjalan seimbang yaitu mengajar, menghapal dan membantu Bapak Pimpinan Pondok dalam mengatasi kehidupan diberbagai macam sector. Disamping terlibat langsung dalam pembinaan, pengawasan dan pengembangan kreatifitas yang terhimpung dalam Organisasi Santri Darul Huffadh (OSDHA), secara keseluruhan guru KMI PPDH bermukim di dalam pesantren sehingga memudahkan proses pembinaan pengajian santri/santriwati meuju tercapainya tujuan pendidikan dan pengajaran. KMI selalu berusaha meningkatkan dan menjalankan program yang ditetapkan dan terus mencari terobosan baru agar kwalitas siswa dan guru meningkat.

Pelaksanaan program kegiatan selalu mengacu pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, oleh karena setiap program dapat dilaksanakan dengan hasil maksimal. Diantara program yang telah berjalan itu adalah :

  • Belajar Terbimbing; yakni belajar pada malam hari dengan mengulangi membahas dan mendiskusikan kembali pelajaran yang telah dipelajari dikelas di bawah bimbingan wali kelas, dibantu guru yang lain. Dengan cara ini para siswa dapat langsung bertanya kepada guru tentang pelajaran yang belum dipahami.
  • Fathul Mu’jam; kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan siswa untuk dapat mengetahui cara mencari kosakata dalam memahami kitab-kitab berbahasa Arab da Inggris. Kegiatan ini melibatkan beberapa orang guru yang mengawasi, membimbing dan mengarahkan tentang cara membuka dan mencari kosakata yang mereka inginkan.
  • Penataran Guru Baru; sebagu apapun program yang ditawarkan dan desain kurikulum yang dibuat, jika guru kurang terampil, tidak kreatif dan tidak inovatif, maka hasil akan kurang memuaskan. Oleh karena itu sudah menjadi hal wajib bagi seluruh guru di PPDH untuk mengikuti penataran pedoman mengajar, profesi guru, keguruan di PPDH, tujuan setiap mata pelajaran, bimbingan konsling, tehnik penyusunan RPP dan evaluasi hasil belajar.
  • Naqduttadris; (evaluasi mengajar) untuk mengetahui tercapainya hasil mengajar yang sesuai dengan petunjuk dan pedoman mengajar dari tujuan tiap-tiap mata pelajaran, maka di Pondok Pesantren Darul Huffadh selalu diadakan Naqduttadris (evaluasi mengajar) dikelas pada waktu pelajaran berlangsung. Apabila ditemukan kesalahan dalam penggunaan metode, maka guru tersebut akan di-evaluasi dan diperbaiki dalam forum pertemuan dewan guru yang dilaksanakan dua kali sebulan.

Pelaksanaan Ujian; ujian di PPDH dilaksanakandua kali dalam setahun yaitu ujian pertengahan tahun dan ujian akhir tahun. Dan dalam pelaksanaannya terbagi dalam tiga tahap yaitu ujian hifdzul Qur’an, syafahi (ujian lisan), tahriri (ujian tulis).